Rabu, 04 Nov 2026 Berita akurat, tajam, dan berpihak pada publik.
4 hari lalu Senyum Penerima Beasiswa Sulbar: Tak Lagi Pusing Biaya, Fokus Kejar Cita-Cita 5 hari lalu Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting 13 hari lalu Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, 26 Siswa SMK Pelayaran Samudra Kunjungi Perpusip Sulbar 14 hari lalu Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat di Bidang Pendidikan dan Kesehatan 17 hari lalu Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Dua Titik Api di Desa Sondoang, Tim TRC BPBD Mamuju Lakukan Pemantauan 21 hari lalu Pelatihan Teknis Satpol PP Sulbar Masuki Hari Kedua, Peserta Dalami Teknik Advokasi Perda dan Kebijakan Daerah 1 bulan lalu Dinas KominfoSS Sulbar Optimis Tingkatkan Indeks Pemerintahan Digital 1 bulan lalu Dinas Pangan Sulbar Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Rantai Pasok MBG di Mamasa 1 bulan lalu Pemprov Sulbar Apresiasi Euforia Sandeq Silumba 2026: Perayaan Kemenangan Kebudayaan Sandeq 1 bulan lalu Jalan Trans Sulawesi Dipadati Penonton Sandeq Silumba 2026 4 hari lalu Senyum Penerima Beasiswa Sulbar: Tak Lagi Pusing Biaya, Fokus Kejar Cita-Cita 5 hari lalu Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting 13 hari lalu Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, 26 Siswa SMK Pelayaran Samudra Kunjungi Perpusip Sulbar 14 hari lalu Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat di Bidang Pendidikan dan Kesehatan 17 hari lalu Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Dua Titik Api di Desa Sondoang, Tim TRC BPBD Mamuju Lakukan Pemantauan 21 hari lalu Pelatihan Teknis Satpol PP Sulbar Masuki Hari Kedua, Peserta Dalami Teknik Advokasi Perda dan Kebijakan Daerah 1 bulan lalu Dinas KominfoSS Sulbar Optimis Tingkatkan Indeks Pemerintahan Digital 1 bulan lalu Dinas Pangan Sulbar Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Rantai Pasok MBG di Mamasa 1 bulan lalu Pemprov Sulbar Apresiasi Euforia Sandeq Silumba 2026: Perayaan Kemenangan Kebudayaan Sandeq 1 bulan lalu Jalan Trans Sulawesi Dipadati Penonton Sandeq Silumba 2026
Teknologi

Senter KIM di Pasangkayu, Suraidah: Akses Internet Adalah Soal Keadilan Pembangunan

2 bulan lalu   · 21 Agustus 2026 19:31   · 8,618
Senter KIM di Pasangkayu,  Suraidah: Akses Internet Adalah Soal Keadilan Pembangunan

PASANGKAYU — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, kembali hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) yang berlangsung di Pasangkayu, Jumat, 21 Agustus 2026.

Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan materi strategis mengenai penataan akses internet sebagai bagian integral dari infrastruktur dan layanan publik.

Dalam pemaparannya, Suraidah menekankan bahwa di era saat ini internet bukan lagi sekadar kemewahan, melainkan infrastruktur kehidupan yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai kesempatan, mulai dari pendidikan, pertanian, UMKM, hingga pemerintahan.

Oleh karena itu, persoalan jaringan tidak boleh lagi dipandang sebatas masalah ketersediaan sinyal, melainkan isu keadilan pembangunan.

Ia membeberkan kondisi di Sulawesi Barat pada tahun 2025, di mana sekitar 30,25 persen desa masih tergolong blank spot atau lemah sinyal, serta 38,67 persen fasilitas layanan publik belum memiliki koneksi internet.

Menurutnya, fakta ini membuktikan bahwa persoalan konektivitas erat kaitannya dengan kemampuan negara dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok daerah.

"Untuk APBD itu tidak cukup untuk memenuhi infrastruktur jaringan dengan wilayah terbilang luas,"

Sebab itu saat ini Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terus mendorong agar persoalan infrastruktur jaringan mendapat dukungan dari pusat.

"Salah satunya melalui kerja sama dengan BAKTI Komdigi, ini terus kita dorong bagaimana persoalan blankspot di daerah dapat kita atasi secara bertahap," pungkasnya.

Lebih lanjut, Suraidah mengingatkan bahwa derasnya arus informasi juga membawa tantangan baru seperti maraknya hoaks. Ia mendorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) agar tidak sekadar menjadi penyebar informasi, tetapi harus naik kelas menjadi penggerak literasi digital yang mampu menjembatani hubungan antara pemerintah, masyarakat, desa, hingga dunia usaha.

"Tugas bersama saat ini bukan hanya memastikan warga mendapatkan sinyal, tetapi menjamin masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Konektivitas digital diharapkan betul-betul terhubung dengan pelayanan publik, akses pasar, pengetahuan, dan peluang kesejahteraan. (Rls)