Rabu, 04 Nov 2026 Berita akurat, tajam, dan berpihak pada publik.
4 hari lalu Senyum Penerima Beasiswa Sulbar: Tak Lagi Pusing Biaya, Fokus Kejar Cita-Cita 5 hari lalu Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting 13 hari lalu Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, 26 Siswa SMK Pelayaran Samudra Kunjungi Perpusip Sulbar 14 hari lalu Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat di Bidang Pendidikan dan Kesehatan 17 hari lalu Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Dua Titik Api di Desa Sondoang, Tim TRC BPBD Mamuju Lakukan Pemantauan 21 hari lalu Pelatihan Teknis Satpol PP Sulbar Masuki Hari Kedua, Peserta Dalami Teknik Advokasi Perda dan Kebijakan Daerah 1 bulan lalu Dinas KominfoSS Sulbar Optimis Tingkatkan Indeks Pemerintahan Digital 1 bulan lalu Dinas Pangan Sulbar Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Rantai Pasok MBG di Mamasa 1 bulan lalu Pemprov Sulbar Apresiasi Euforia Sandeq Silumba 2026: Perayaan Kemenangan Kebudayaan Sandeq 1 bulan lalu Jalan Trans Sulawesi Dipadati Penonton Sandeq Silumba 2026 4 hari lalu Senyum Penerima Beasiswa Sulbar: Tak Lagi Pusing Biaya, Fokus Kejar Cita-Cita 5 hari lalu Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting 13 hari lalu Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, 26 Siswa SMK Pelayaran Samudra Kunjungi Perpusip Sulbar 14 hari lalu Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat di Bidang Pendidikan dan Kesehatan 17 hari lalu Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Dua Titik Api di Desa Sondoang, Tim TRC BPBD Mamuju Lakukan Pemantauan 21 hari lalu Pelatihan Teknis Satpol PP Sulbar Masuki Hari Kedua, Peserta Dalami Teknik Advokasi Perda dan Kebijakan Daerah 1 bulan lalu Dinas KominfoSS Sulbar Optimis Tingkatkan Indeks Pemerintahan Digital 1 bulan lalu Dinas Pangan Sulbar Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Rantai Pasok MBG di Mamasa 1 bulan lalu Pemprov Sulbar Apresiasi Euforia Sandeq Silumba 2026: Perayaan Kemenangan Kebudayaan Sandeq 1 bulan lalu Jalan Trans Sulawesi Dipadati Penonton Sandeq Silumba 2026
Sosial Budaya

Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting

5 hari lalu   · 29 Oktober 2026 16:39   · 3,288
Pemprov Sulbar Dorong Pemanfaatan Pangan Fungsional Berbasis Lokal untuk Percepatan Penanganan Stunting

ALIANSI-NEWS. COM_MAMUJU_ Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan Diseminasi dan Edukasi Pangan Fungsional Hasil Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Stunting, Selasa (27/10/2026), di Hotel Grand Maleo, Mamuju.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan daerah mengenai pemanfaatan pangan fungsional, sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan pangan berbasis sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Dalam sesi talkshow bertema “Masyarakat Sehat, Tumbuh Optimal dan Berdaya Saing”, Kepala DKPPKB Sulbar menyampaikan materi mengenai penguatan intervensi gizi spesifik dan pelayanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan untuk pencegahan stunting. Pembahasan ini menempatkan pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi sebagai bagian penting dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Pangan fungsional menjadi salah satu pendekatan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Pangan ini tidak hanya memberikan nilai gizi dasar, tetapi juga mengandung komponen yang berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan tumbuh kembang. Pengembangannya dapat memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya protein dan mikronutrien, dengan tetap memperhatikan kebutuhan gizi dan bukti ilmiah.

Berdasarkan kerangka acuan kegiatan, hasil riset dan inovasi pangan fungsional yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) perlu semakin diperkenalkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di daerah prioritas percepatan penurunan stunting. Pemanfaatan hasil riset tersebut diharapkan dapat menghasilkan pilihan pangan bergizi yang aplikatif, terjangkau, dan sesuai dengan potensi sumber daya lokal.

Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga mencakup praktik pangan fungsional melalui tema “Dapur Sehat Berbasis Sains: Praktik Pangan Lokal Bergizi untuk Pencegahan Stunting”. Sesi tersebut membahas potensi bahan pangan lokal, kandungan dan manfaat gizi, teknik pengolahan, kebutuhan gizi ibu dan anak, serta praktik pemanfaatan pangan lokal di tingkat keluarga dan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, mitra pembangunan, kader Posyandu, hingga pelaku usaha pengolahan pangan lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat keterhubungan antara hasil riset, kebijakan pembangunan, pelayanan kesehatan, dan praktik pemenuhan gizi di masyarakat.

Bagi Sulawesi Barat, penguatan intervensi gizi menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan stunting. Upaya tersebut memerlukan keterpaduan pelayanan kesehatan, edukasi gizi, pemanfaatan pangan lokal, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat agar intervensi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan sasaran.

Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pemanfaatan pangan bergizi berbasis potensi lokal. Langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, dan berkarakter.